• Selasa, 6 Desember 2022

Inilah Perbedaan Kondotel dan Apartemen dari Segi Investasi

- Jumat, 3 Juni 2022 | 18:55 WIB
Inilah Perbedaan Kondotel dan Apartemen dari Segi Investasi (Bonsernews.com/Ilustrasi)
Inilah Perbedaan Kondotel dan Apartemen dari Segi Investasi (Bonsernews.com/Ilustrasi)

Bonsernews.com - Jika dilihat sekilas, bangunan kondotel dan apartemen cenderung mirip. Keduanya sama-sama berupa gedung tinggi, terdiri unit-unit yang bisa ditempati, sama-sama dibangun dilengkapi berbagai fasilitas baik indoor maupun outdoor. keduanya sama-sama bangunan mewah yang dibuat di tengah kota atau daerah strategis lainnya. Hal inilah yang membuat para pebisnis pemula atau siapa saja yang ingin membeli properti pada awalnya kebingungan.

Meskipun bentuk bangunannya mirip, sebenarnya ada perbedaan mendasar yang bisa ditelusuri dari kedua bangunan ini, terutama dari segi finansial atau investasinya. Karakteristik investor juga sangat berpengaruh pada bentuk usaha yang dilakukan dengan kedua bangunan mewah ini.

Baca Juga: Presiden Biden Bertemu dengan Produsen untuk Atasi Kelangkaan Susu Formula Bayi  

Dikutip dari berbagai sumber, ada 3 hal yang bisa dijadikan poin utama keunggulan bisnis kondotel dan apartemen.


Keuntungan Bisnis Kondotel

Pertama: biaya sewa dihitung per hari. Karena sistemnya sewa harian, jadi para pemilik akan memperoleh pembayarannya per hari.

Implikasi dari biaya sewa per hari ini adalah kondisi keuangan lebih stabil karena selalu ada dana yang siap digunakan baik untuk operasional maupun pribadi.

Biasanya, biaya sewa per hari juga bisa ditarik setiap minggu atau selama periode penginapan. Jadi, tidak harus setiap hari, namun jangka waktunya lebih cepat jika dibandingkan dengan apartemen.

Apartemen cenderung dimintai sewanya setiap bulan atau setiap tahun sehingga keuntungannya pun datang dalam jumlah besar tetapi tidak rutin setiap hari layaknya kondotel.

Kedua: Manajemennya sudah custom dan praktis. Manajemen kondotel sudah di-handle oleh pengelolanya, tentu ini akan lebih praktis terutama jika investor adalah tipe orang sibuk.

Halaman:

Editor: Ayu Utami Larasati

Sumber: Dikemas dari berbagai sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X